Andi Widjajanto, Sekretaris Kabinet, mengatakan belanja negara sebesar itu tidak akan dihambur-hamburkan begitu saja. Pemerintah tetap akan menyusun program dan kementerian/lembaga (K/L) yang mendapatkan prioritas anggaran.
"Fokusnya tetap infrastruktur, maritim, energi, pangan, dan pariwisata," ujar Andi di komplek Istana Negara, Jakarta, Senin (13/4/2015).
Sofyan Djalil, Menko Perekonomian, mengungkap beberapa K/L yang akan memperoleh anggaran besar karena termasuk prioritas.
"Misalnya promosi investasi, maka kita akan memberikan anggaran yang cukup besar untuk BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal). Kita ingin promosi pariwisata, berikan anggaran besar untuk Kemenpar (Kementerian Pariwisata). Itu intinya," jelas Sofyan.
Bagi K/L yang tidak menjalankan program prioritas, tambah Sofyan, maka tidak mendapatkan anggaran lebih.
"Untuk yang tidak prioritas tidak akan diberikan anggaran lebih. Hanya sebatas anggaran rutin," tuturnya.
(hds/hen)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com