Menurut informasi Gedung Putih, kehadiran Obama di pertemuan Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) di Bali dan pertemuan East Asia Summit di Brunei juga diragukan kepastiannya.
Secara terpisah, Menteri Luar Negeri AS John Kerry menyatakan akan menggantikan Obama untuk kunjungan ke Malaysia dan Filipina.
Rencana sebelumnya, Obama akan mengunjungi Bali untuk APEC, lalu Brunei untuk East Asia Summit, kemudian kunjungan ke Malaysia dan Filipina. Obama berencana melakukan sejumlah kunjungan ini mulai Sabtu akhir pekan nanti.
"Secara logistik, tidak memungkinkan untuk melakukan perjalanan ini di tengah berhentinya pemerintahan (government shutdown)," ujar Juru Bicara National Security Council Caitlin Hayden soal kunjungan Obama ke Malaysia dan Filipina seperti dikutip dari AFP, Rabu (2/10/2013).
"Karena ini kunjungan presiden, personel kami tidak cukup banyak untuk bisa pergi dengan rencana yang telah dipersiapkan," tambah Caitlin.
Namun, kunjungan ini bisa dijadwalkan ulang. Caitlin mengatakan, saat ini belum ada kabar terbaru soal kehadiran Obama di Bali dan Brunei.
"Kami akan terus mengevaluasi kunjungan-kunjungan tersebut berdasarkan perkembangan yang terjadi minggu ini. Untuk kepentingan keamanan nasional dan keberlangsungan ekonomi, kami meminta Kongres untuk membuka kembali pemerintahan," ujar Kaitlin dalam pernyataannya.
(dnl/ang)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!