“Kami terjebak di sini dan ingin segera keluar,” kata Reynolds, yang membeli rumah besar di dekat Love Canal seharga US$ 39.900 pada satu dekade lalu.
Kepada National Post pada akhir 2013 lalu, Reynolds mengakui, sejak semula mereka sudah tahu bahwa permukiman yang mereka tinggali pernah terpapar pencemaran lingkungan yang tercatat dalam sejarah. Tapi dia memegang pernyataan dari agen properti bahwa kawasan itu sudah bersih dari pencemaran.
Belakangan, Dan dan keluarganya mulai kerap menderita ruam-ruam kulit dan gejala penyakit ringan yang asalnya misterius. Tak hanya mereka, gejala-gejala seperti itu juga dirasakan warga lainnya.
Mereka menduga, itu ada kaitannya dengan residu pencemaran lingkungan yang pernah menyebabkan eksodus besar-besaran pada 1978 di daerah itu. Mereka pun akan menggugat ke pengadilan.
Sasaran gugatan adalah perusahaan bernama Occidental Petroleum Corp. Perusahaan inilah yang dulu membeli perusahaan penyebab kerusakan lingkungan di Love Canal.
Love Canal adalah semacam 'kakek' dari semua Superfund di Amerika Serikat. Superfund adalah undang-undang tentang pembiayaan besar-besaran untuk mengatasi dampak pembuangan sampah beracun. Area Superfund di Amerika Serikat mencapai 1.300 lokasi. Next
(DES/DES)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!