Tak Sempat Masuk Jalur Hijau, IHSG Jatuh ke 4.300

Jakarta -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jatuh lagi ke level 4.300 setelah terkena tekanan jual sejak pembukaan perdagangan. Indeks pun sama sekali tidak menyentuh zona hijau hari ini.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 12.235 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 12.205 per dolar AS.


Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka berkurang 11,251 poin (0,25%) ke level 4.407,506 kompak melemah bersama bursa-bursa regional.


Rencana pengurangan stimulus oleh The Fed serta kinerja emiten asing yang mengecewakan membuat pelaku pasar was-was. Aset berisiko pun dilepas, investor keluar sejenak dari lantai bursa.


Badan Pusat Statistik (BPS) merilis laporan inflasi Januari 2014. Tercatat, inflasi mencapai 1,07% di awal tahun 2014 ini. Sementara inflasi tahunan (year on year) mencapai 8,22% di Januari 2014. Inflasi inti pun mencapai 0,54% dan secara tahunan inflasi inti mencapai 4,53%.


Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG terpangkas 16,781 poin (0,38%) ke level 4.401,976 gara-gara tekanan jual yang tak kunjung berhenti sejak pagi tadi. Indeks sudah berada di ambang batas jatuh ke 4.300.


Indeks masih bergerak dalam rentang yang tipis. Indeks hanya jatuh sampai ke posisi terendahnya di 4.377,542 sebelum koreksinya mulai melambat meski belum berhasil balik ke zona hijau.Next


(ang/dru)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!