Crown Group Country Director of Indonesia Michael Ginarto menyebutkan, dari total investor asing yang memiliki hunian apartemen di Sydney, investor dari Tiongkok mendominasi paling banyak, disusul investor dari Indonesia.
"Yang nomor satu itu Tiongkok, kedua Indonesia sekitar 20%, yang Tiongkok lebih banyak dari Indonesia," terang Michael saat diskusi dengan wartawan di Restoran Seribu Rasa, Jl KH Agus Salim, Jakarta, Senin (7/4/2014).
Namun, Michael tidak menyebutkan berapa banyak investor dari Tiongkok yang memiliki properti di negeri Kanguru tersebut.
Michael menyebutkan, orang-orang kaya di Indonesia yang membeli proyek properti di Australia memiliki dua alasan. Pertama adalah karena kebutuhan, kedua adalah untuk investasi.
"Investor beli karena anak-anaknya mau sekolah di sana. Itu untuk kebutuhan, tapi tidak ada 50% (dari jumlah pembeli)," kata Michael.
Michael melanjutkan, lebih banyak jumlahnya untuk investor yang membeli properti di Australia, khususnya Sydney, untuk tujuan investasi.Next
(zul/dnl)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!