"Senang sekali sih tanya kabur, ah itu hanya bentuknya ancam-ancam semata saja," kata Menko Perekonomian Hatta Rajasa usai menghadiri pertemuan dengan Menteri Ekonomi Singapura di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (8/4/2013).
Dikatakan Hatta, tidak ada pengusaha yang kabur atau hengkang dari Jakarta, bahkan Indonesia terkait kenaikan UMP ini. "Tidak ada yang kabur sampai saat ini," ujarnya.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, sampai saat ini tidak ada satupun perusahaan yang merelokasi pabriknya dari Jakarta akibat kenaikan upah minimum provinsi (UMP) tahun ini.
Jokowi menanggapi pernyataan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) yang mengklaim ada 90 industri padat karya di Jabodetabek yang akan merelokasi ke Jawa Tengah dan Jawa Timur.
"Yang perlu saya sampaikan, sampai detik ini tidak ada satu perusahaan pun yang relokasi juga dari KBN (kawasan berikat nusantara) nggak ada! Jangan ada yang bilang begitu lagi. Nggak ada! Saya cek satu per satu, tidak ada. Itu penting. Nanti memberikan persepsi yang tidak baik. Kalau yang tidak mampu bayar UMP ya ada mengajukan penangguhan," tutur Jokowi.
Jokowi menantang untuk menunjuk siapa perusahaan yang akan merelokasi pabriknya dari Jakarta. "Kalau perusahaan itu sudah punya di sini, dia ekspansi di tempat lain, iya. Tapi tidak relokasi, kalau relokasi memindahkan pabriknya ke sana. Jangan menimbulkan persepsi yang tidak baik," tegas Jokowi.
(rrd/dnl)