"Akan kami kembalikan ke AU (Angkatan Udara). Itu kan dulunya milik AU," ungkap Plt harian General Manager Bandara Polonia Slamet Samiadji di Bandara Polonia, Medan, Sumatera Utara (8/4/2013).
Dia menambahkan, belum ada informasi lebih lanjut apakah Bandara Polonia kembali digunakan sebagai bandara, atau difungsikan untuk hal lain. Angkasa Pura sendiri menyerahkan sepenuhnya kepada TNI.
"Tergantung AU-nya nanti akan melaksanakannya seperti apa," tambahnya.
Saat ini, progres bandara penggantinya yaitu Kuala Namu sendiri sudah mencapai 94%, namun sisi sistem udara telah selesai 100%, sedangkan sistem darat masih 95%.
"Jadi ditotal keseluruhan 94% sudah selesai," tambahnya.
Moda transportasi kereta bandara di Kuala Namu sudah dapat dioperasikan, hanya saja ada beberapa kendala terkait jalan akses menuju bandara ini. Beberapa titik di jalan arteri atau non tol masih terputus karena sulitnya pembebasan lahan.
"(Tapi) saat ini masih dalam tahap negosiasi. Hanya sedikit, tidak sampai 1 km, tapi tersebar di beberapa titik," cetusnya.
(zul/dnl)