Jelang Hari Oeang, Kemenkeu Gelar Rangkaian Seminar di Hotel Berbintang

Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menggelar seminar nasional terkait pembiayaan perubahan iklim. Seminar ini merupakan salah satu rangkaian agenda menjelang peringatan Hari Oeang (uang) yang jatuh pada tanggal 30 Oktober.

"Maksud dan tujuan seminar ini sebagai bagian dari hari uang ke-67 ke 30 oktober 2013," kata Wakil Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro dalam pembukaan seminar di Hotel Pullman, jalan Thamrin, Jakarta, Rabu (23/10/2013).


Lebih khusus lagi, seminar ini akan membahas optimalisasi peran pembiayaan publik dan swasta dalam mendukung upaya penurunan emisi gas rumah kaca. Bambang menilai hal ini sudah menjadi perhatian dunia. Terutama untuk dana dalam penanggulangannya.


"Penanggulan gas rumah kaca bukan hanya perhatian indonesia namun juga perhatian dunia, pendanaan penanggulangan ini membutuhkan uang yang tidak sedikit," kata Bambang.


Ada berbagai sumber pendanaan. Mulai dari domestik, seperti APBN, APBD, anggaran BUMN dan BUMD. Kemudian non domestik, bisa mengandalkan investasi asing.


"Sumber dana domestik, APBD, BUMN, dan BUMD. Non domestik, investasi asing. Saat ini masih ada berbagai faktor sehingga masih sulit dioptimalkan dalam APBN," sebutnya.


Seminar akan berlangsung selama dua hari. Berbagai pembahasan akan dilakukan dan dipadukan dari berbagai sektor. Seperti energi, transportasi, kehutanan dan lainnya.


Beberapa pembicara, diantaranya adalah Ketua Dewan Pertimbangan Presiden Bidang Ekonomi dan Lingkungan Hidup Emil Salim, Menteri PPN/Bappenas Armida Alishjabana, dan Ketua Harian Dewan Nasional Perubahan Iklim Rahmat Witoelar.


Sebagai peserta, seminar ini dihadiri oleh kalangan pengusaha, lembaga swadaya masyarakat (LSM), mahasiswa dan perwakilan lembaga pemerintahan lainnya.


(mkl/dru)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!