Minim Katalis Penggerak, IHSG Menipis 9 Poin

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menipis 9 poin atas minimnya katalis yang bisa menggerakan saham-saham ke atas. Penguatan IHSG juga terhambat posisinya yang sudah jenuh beli.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 11.050 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 11.030 per dolar AS.


Pada perdagangan preopening, IHSG berkurang 9,437 poin (0,21%) ke level 4.581,101. Sedangkan Indeks LQ45 turun 2,409 poin (0,31%) ke level 770,410.


Membuka perdagangan, Selasa (29/10/2013), IHSG melemah 12,039 poin (0,27%) ke level 4.578,015. Sementara Indeks LQ45 terkoreksi 3,713 poin (0,48%) ke level 769,106.


Saham-saham komoditas yang kemarin turun kini jadi incaran investor. Sebaliknya saham-saham bank yang sudah naik tinggi malah jadi sasaran aksi ambil untung.


Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG terpangkas 9,843 poin (0,21%) ke level 4.580,359. Sementara Indeks LQ45 berkurang 3,073 poin (0,39%) ke level 769,740.


Kemarin IHSG naik tipis 9 poin di tengah perdagangan yang tidak terlalu ramai. Maraknya sentimen positif dari pasar global dan regional tidak membuat pelaku pasar marak lakukan aksi beli.Next


(ang/dru)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!