Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) sekaligus Wakil Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Lukita Dinarsyah Tuwo menerangkan saat ini Indonesia telah 80% siap menghadapi AEC.
"Tentu ini tidak seluruhnya. Tapi kalau dirata-ratakan kalau melihat rencana aksi, kita sudah pada kisaran 75%-80%. Sisanya harus kita kejar di 2014," kata Lukita usai menghadiri Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2014 di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (30/4/2014).
Lukita memaparkan, kesiapan Indonesia dalam menghadapi AEC yang paling menonjol terutama di sektor pariwisata. "Pariwisata, kita sudah sangat siap dari sisi standar sudah ada, dari sisi lembaga sudah ada, dari sisi kompetensi (sumber daya manusia) sudah siap," katanya.
Menurutnya Indonesia saat ini juga memiliki modal pembangunan yang sangat baik karena disumbang oleh stabilitas di bidang ekonomi, keamanan, dan politik. Sehingga menjadi modal dasar bagi pemerintahan selanjutnya untuk dapat mengembangkan Indonesia ke arah yang lebih positif.
"Yang paling penting terkait stabilitas, stabiltas ekonomi, keamanan dan politik terjaga. Itu modal untuk pemerintah yang akan datang melakukan pembangunan dengan tenang," katanya.
Kondisi ini tak boleh membuat emerintah mendatang dapat bersantai-santai. Menurut lukita, ke depannya akan semakin banyak tantangan yang akan dihadapi Indonesia di tengah semakin ketatnya persaingan antar negara ASEAN.Next
(hen/hen)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!