Bahas Persoalan Petani dan Nelayan, CT Banyak Terima Keluhan

Malang -Pekan Nasional XIV Kelompok Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) yang berlangsung sejak tanggal 7-12 Juni 2014 Pendopo Diknas Kabupaten Malang, Jawa Timur. Dalam forum itu terjadi dialog antara pemerintah dengan unsur organisasi petani, peternak, dan nelayan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Chairul Tanjung (CT) mendapat banyak keluh kesah dari para perwakilan KTNA. Misalnya Perwakilan KTNA Papua Kabupaten Waropen, Abidel mengeluhkan soal minimnya fasilitas untuk tenaga penyuluh pertanian di Papua.


"Kami lihat banyak kendala dalam melakukan penyuluhan, kami tidak sama seperti di tanah Jawa. Di sana (Papua), kami serba sulit tidak ada kendaraan tidak ada perumahan, tolong kami," kata Minggu (8/6/2014)


Ia mengatakan KTNA di Papua sudah berdiri sejak lama, namun tidak ada dana dari dinas pertanian di Papua. "Kami tahu dari pusat sudah disampaikan ke Dinas, tapi untuk kami tidak ada untuk penyuluh 0%," katanya.


Menanggapi itu, CT mengatakan pemerintah sedang menggodok undang-undang otonomi khusus untuk Papua seperti yang terjadi di Aceh.


"Kalau ini di-goal-kan, semoga sebelum pemerintahan ini selesai, Papua akan punya uang lebih banyak. Jadi anggaran APBD-nya lebih besar. Masalah-masalah transportasi dan hambatan lain bisa diatasi kalau uangnya lebih banyak," katanya.


Sementara itu, seorang anggota KTNA Banten Suliyah mengeluhkan soal pasokan elpiji di wilayah.Next


(hen/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!