Kenaikan Harga Bawang, Telur dan Daging Ayam di Atas Normal

Malang -Kenaikan harga daging ayam, telur, dan bawang merah jelang Puasa dan Lebaran sudah di atas normal. Pemerintah sempat menilai jika kenaikan harga di bawah 10% masih normal.

"Ayam, telur, dan bawang merah, tiga ini ada peningkatan lebih dari normal. Rencana Senin akan mengadakan rakor pangan. Tiga komoditas ini akan‬ kita bahas," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Chairul Tanjung (CT) di acara Pekan Nasional XIV Kelompok Tani dan Nelayan Andalan yang berlangsung sejak tanggal 7-12 Juni 2014 Pendopo Diknas Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (8/6/2014)


Semenjak minggu ke-4 Mei 2014 hingga saat ini harga bawang merah sudah mencapai Rp 23.802/kg atau di atas harga normal yaitu Rp 17.000-18.000/kg atau naik 35%, tetapi harga ini masih di bawah harga patokan maksimal untuk membuka impor yaitu Rp 25.700/kg.


Harga daging dan telur ayam pada minggu ke-3 April 2014 masing-masing mencapai Rp 17.258/kg dan Rp 14.925/kg. Sedangkan minggu ke-4 bulan Mei harga kedua produk tersebut masing-masing mencapai Rp 28.826/kg dan Rp 19.640/kg atau masing-masing telah naik 67% dan 31%.


CT menerangkan pentingnya mengkoordinasikan persoalan kenaikan harga tiga komoditas pangan tersebut, karena adanya tren peningkatan konsumsi jelang Puasa yang berpotensi menyebabkan kenaikan harga lebih dalam.


"Harga di masyarakat cerminan dari supply dan demand. Kita pastikan setiap kali datang Ramadan konsumsinya dua kali lipat dibanding bulan yang normal. Nah sementara supply kita tidak bisa kalau Puasa tiba-tiba naik dua kali lipat, ini problem kita selalu," katanya.


Ia mengatakan harga kebutuhan pokok selain tiga produk tersebut, sampai saat ini relatif masih dalam rentang harga yang wajar meski mengalami kenaikan harga.


"Kenaikan wajar, karena stoknya tetap tapi permintaan bertambah, yang tidak wajar itu kalau kenaikannya berlebihan. Yang kita ingin kita kendalikan supaya kenaikannya tidak berlebihan," katanya.


CT akan mengumpulkan sejumlah menteri di bidang pangan untuk membahas permasalahan tersebut agar pada saat memasuki bulan Puasa, kenaikan harga pangan tidak berlebihan dan tak sampai menimbulkan gejolak di masyarakat.


(hen/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!