Kenaikan Biaya Masuk Sekolah dan Tarif Listrik Picu Inflasi Agustus

Jakarta -Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan laju inflasi pada Agustus 2014. Bulan lalu, terjadi inflasi 0,47% secara bulanan.

Sementara dibandingkan Agustus 2013, BPS mencatat inflasi sebesar 3,99%. Lalu sepanjang 2014 (Januari-Agustus), terjadi inflasi 3,42%.


Menurut Suryamin, Kepala BPS, penyebab utama inflasi Agustus adalah kenaikan harga pada tarif listrik dan biaya pendidikan. Sumbangan inflasi komponen pendidikan mencapai 1,58%.


"Penyebabnya karena tahun ajaran baru, jadi biaya pendidikan mengalami kenaikan. Kemudian juga bagian perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar memberikan andil 0,73%. Ini pengaruh tarif listrik yang naik per 1 Juli dan dibayar Agustus," papar Suryamin dalam jumpa pers di kantor pusat BPS, Jakarta, Senin (1/9/2014).


Dari tarif listrik, lanjut Suryamin, dampak kenaikan harga merembet ke sektor lain. Misalnya kelompok makanan jadi, minuman, dan tembakau yang memberi sumbangan inflasi sebesar 0,52%.


"Dari tarif listrik juga mempengaruhi kelompok makanan jadi. Karena industri menaikkan harga barang setelah tarif listrik naik," tutur Suryamin.


(hds/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!