RJ Lino, Direktur Utama PT Pelindo II (Persero), menilai pembangunan pelabuhan di Subang akan sulit. Pasalnya, proyek ini dimulai dari awal lagi.
"Kalau orang disuruh bikin studi lagi dan pakai akal sehat, pasti jawabannya no," tegas Lino kala ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (14/4/2015).
Oleh karena itu, Lino tidak yakin pelabuhan di Subang bisa terbangun. Pasalnya, pelabuhan adalah proyek yang kurang diminati investor.
"Nggak akan jadi. Siapa yang mau biayai? Apalagi bilangnya Subang itu mau dibangun sama swasta, siapa swasta yang berani bangun pelabuhan? Nggak ada swasta di dunia itu bangun pelabuhan. Jalannya siapa yang bikin? Pemerintah commit paling 15-10 tahun baru jadi," jelasnya.
Pelindo II, lanjut Lino, bisa saja membangun pelabuhan di Subang. Namun posisinya mungkin hanya menjadi feeder bagi Pelabuhan Tanjung Priok (Jakarta).
"Saya nawarin, kalau bisa saya saja yang ngerjain. Tapi itu jadi feeder-nya Priok saja, biar konsentrasi volume tetap di Priok. Kalau memang karena janji utang sama Jepang, sudahlah kita kerjain," sebutnya.
(hds/ang)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com