Pemerintah Tak Boleh Andalkan Swasta untuk Bangun Rumah Murah

Jakarta - Pelaku bisnis properti menilai pemerintah saat ini belum maksimal menyediakan rumah murah bagi masyarakat. Banyaknya kekurangan pasokan rumah (backlog) menunjukkan pemerintah belum bisa mengatasi masalah krisis perumahan.

“Pemerintah kan punya uang banyak, subsidi rumah murah dong. Angkat Menpera (Menteri Perumahan Baru) baru kalau yang sekarang belum bisa atasi perumahan,” kata Executive Director PT Cushman & Wakefield Indonesia Handa Sulaiman kepada detikFinance, di Jakarta, Senin (2/9/2013).


Menurutnya, saat ini pasokan rumah murah bagi masyarakat masih sangat minim. Pemerintah harus fokus untuk sebanyak mungkin menyediakan rumah murah bagi masyarakat yang kurang mampu, sehingga tak hanya mengandalkan pihak swasta.


“Rumah murah saya rasa kurang. Pemerintah harusnya menyiapkan rumah murah dengan jumlah banyak. Nggak mungkin swasta membangun karena mereka kan pastinya mencari keuntungan jadi harus dari pemerintah,” katanya.


Handa menambahkan, pemerintah perlu menyediakan lebih banyak lagi perumahan murah seperti rumah susun sewa (rusunawa) atau rumah susun dimiliki (rusunami) agar tidak ada lagi masyarakat yang sulit mendapatkan rumah murah.


“Pemerintah harus menyediakan perumahan seperti rusunawa (rumah susun sederhana sewa), rusunami (rumah susun sederhana milik), harus disubsidi biar murah,” kata Handa.


(drk/hen)