Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Teknologi Informasi dan Informatika Didie Suwondho menjelaskan pembahasan di internal Kadin yang pertama terkait regulasi ataupun peraturan di sektor maritim.
Kadin membahas terkait regulasi yang selama ini memberatkan pengusaha di bidang maritim. Kadin menyiapkan dan menyusun program bantuan kepada nelayan untuk sarana dan prasarana seperti kapal hingga lemarin berpendingin untuk nelayan.
"Ketiga kita beri edukasi nelayan, keempat integrasi peraturan antar Kementerian, kelima pengawasan dan keamanan laut, keenam insentif untuk nelayan dan terakhir ialah akses pembiayaan untuk nelayan," kata Didie saat pembukaan rapat Kadin di Hotel Pullman, Jakarta Barat, Senin (1/12/2014).
Sementara itu, Ketua Umum Kadin Indonesia Suryo Bambang Sulisto menjelaskan pertemuan kali ini bertujuan merumuskan pemikiran dan masukan kalangan pengusaha di sektor maritim.
Sektor maritim yang dibahas mulai perkapalan, eksplorasi migas tengah laut (off shore), insentif hingga regulasi. Sektor maritim, menjadi perhatian Kadin karena sejalan dengan visi Presiden Jokowi untuk menggenjot sektor maritim.
"Tugas Kadin sebagai mitra pemerintah, memberikan masukan apa yang penting bagi pemerintah karena anggota Kadin banyak yang bergerak di bidang maritim serta banyak bermitra dengan pengusaha bidang maritim dan perusahan asing seperti pertambangan, perikanan, wisata laut dan perminyakan," jelas Suryo.
Hadir pada pertemuan ini puluhan anggota Kadin seperti Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pertanahan dan Konstruksi Bambang Sujagad, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Organisasi dan Keanggotaan Anindya Bakrie, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pemberdayaan Daerah/Bulog Natsir Mansyur, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perhubungan Emirsyah Satar.
(feb/hen)