"Dari listrik Indonesia mempunyai kapasitas listrik mencapai 40.000 megawatt (MW), di mana sebagian besar menggunakan solar, solarnya impor, impor mahal," ujar Menteri ESDM Jero Wacik di hadapan para petinggi TNI di Markas Besar TNI Cilangkap, Jakarta, Senin (2/9/2013).
Jero mengatakan, energi di luar minyak bumi yang bisa digunakan untuk membangkitkan listrik itu adalah batubara, gas bumi, geothermal (panas bumi), matahari, air, angin, dan banyak lagi.
"Panas bumi kita punya melimpah ruah di bawah tanah potensinya mencapai 40.000 megawatt, kita punya sungai dan danau yang punya potensi kapasitas 75.000 megawatt, panas matahari, biomassa, sampah, dan lainnya punya potensi mencapai 50.000 mega watt," ungkap Jero.
"Kalau digabungkan semua, jumlahnya sampai ke cicit kita cukup energinya, tanpa impor, tapi ini belum tergarap semua. Impor BBM kita banyak, mau tidak mau kita harus pindah," ujarnya.
Agar energi-energi ini tergarap lebih banyak lagi, Jero meminta para petinggi TNI membantu dirinya memberikan rekomendasi izin-izin yang terhambat di daerah.
"Bapak-bapak tolong bantu kami, di daerah jika ada izin dari bupati-bupati yang terhambat, bapak-bapak bisa dorong bantu kami," katanya.
(rrd/dnl)