Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan mengatakan, padamnya listrik di bandara tersebut disebabkan karena salah satu komponen listrik meledak.
"Itu kan bandara baru. Itu peralatan listriknya yang meledak. Namanya MCB (Miniatur Circuit Breaker)," kata Dahlan saat ditemui di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (6/12/2013).
Dahlan mengatakan, mengingat bandara Ngurah Rai adalah bandara yang baru saja direnovasi, maka komponen listrik yang meledak tersebut masih dalam tanggung jawab kontraktor.
"Itu bandara baru, kontraktor harus memperbaiki. Karena itu masih tanggungannya kontraktor," jelas Dahlan.
Matinya listrik di Bandara Ngurah Rai menyebabkan 14 penerbangan tertunda dan sejumlah penumpang bersitegang dengan petugas bandara kala itu. Saat ini, kondisi listrik di bandara tersebut sudah kembali normal.
(zul/dru)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!