Jakarta -Tahun depan, perusahaan yang akan mendapat jatah menjual BBM subsidi adalah PT Pertamina (Persero) dan PT AKR Corporindo Tbk. Sementara SPBU asing tak ada yang mau ikut lelang penjualan BBM subsidi.
(rrd/dnl)
Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Andy Noorsaman Someng mengatakan, perusahaan asing yang memiliki SPBU di Indonesia kapok ikut jualan BBM subsidi.
"Shell, Petronas, Total dan lainnya kapok ikut distribusikan BBM subsidi, mereka takut dituduh neolib, padahal perusahaan mereka di Indonesia," ujarnya.
Untuk tahun depan, Pertamina tetap mendapatkan jatah penjualan BBM subsidi yang besar, karena jumlah SPBU Pertamina hampir 6.000 unit di seluruh Indonesia. Sedangkan AKR hanya memiliki 140 SPBU.
Adapun kuota BBM subsidi yang akan dijual tahun depan adalah sekitar 48 juta kiloliter (KL). Dari jumlah tersebut, sebanyak 47 juta KL akan diberikan kepada Pertamina.
(rrd/dnl)