Nasabah Investasi Emas GBI Kecewa Atas Sikap 'Cuek' OJK

Jakarta - Koordinator nasabah PT Gold Bullion Indonesia (GBI) mengaku kecewa atas sikap Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang tidak sensitif menanggapi kasus penipuan investasi gadai emas.

"Saya kecewa kenapa DPR memilih Muliaman sebagai Ketua OJK, dia nggak sensitif dengan investasi. Mereka nggak melihat ini persoalan mereka," kata Koordinator Nasabah GBI Ahmadi Hasan saat ditemui di Gedung DPR/MPR Senayan, Jakarta, Senin (2/9/2013).


Dia menjelaskan, hingga saat ini OJK selaku otoritas di bidang investasi belum bisa menanggapi secara langsung atas kasus penipuan berkedok investasi emas ini.


"Kami datang sebulan lalu ketemu dengan Direktorat Perlindungan Konsumen OJK Pak Budi. Tapi dari awal ketika kami diterima di sana mereka bilang belum begitu memahami masalah kami, akhirnya diserahkan ke Pak Budi," katanya.


Dia juga menambahkan, pihak OJK hanya memberikan janji untuk segera mengatasi kasus ini namun hingga saat ini belum ada langkah konkrit dari OJK.


"Katanya mereka akan rapat satgas dan berjanji dalam waktu sesingkat-singkatnya menangani ini. Tapi sampai saat ini belum ada tindakan," kata Ahmadi.


GBI belum bisa mengembalikan dana yang jumlahnya hingga Rp 1,2 triliun atas 2.500 nasabah GBI yang telah menyuntikkan dana melalui investasi gadai emas.


(drk/dru)