Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 12.190 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 12.210 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menipis 2,112 poin (0,05%) ke level 4.255,221 bergerak datar di awal pekan mengikuti sentimen pasar global yang juga datar. Mulai hari ini satu lot hanya 100 lembar, tak lagi 500 lembar seperti sebelumnya.
Indeks hanya mampu bertahan sebentar di zona hijau. Tak lama setelah pembukaan indeks langsung terkoreksi gara-gara aksi ambil untung.
Pada penutupan perdagangan, IHSG jatuh 38,601 poin (0,91%) ke level 4.219,062 bersamaan dengan jatuhnya bursa-bursa Asia. Aksi ambil untung marak terjadi sejak pembukaan perdagangan pagi tadi.
Memasuki perdagangan sesi sore, indeks masih terus meluncur tajam sampai ke posisi terendahnya di level 4.188,375. Aksi beli masih terjadi di saham-saham lapis dua.
Menutup perdagangan awal pekan, Senin (6/1/2014), IHSG anjlok 54,854 poin (1,29%) ke level 4.202,809. Sementara Indeks LQ45 jatuh 9,789 poin (1,38%) ke level 699,558.Next
(ang/dru)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!