Meski Naik, IHSG Tak Mampu Cetak Rekor Baru

Jakarta -Pada penutupan Sesi I hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencetak rekor tertinggi di 5.363,65. Namun, rekor tersebut tidak bisa bertahan lama.

Menutup perdagangan Senin (9/2/2015), IHSG berada di posisi 5.348.47. Menguat 5,95 poin (0,11%) tetapi tidak mencetak rekor baru.


Indeks LQ45 ditutup di 926,29. Menguat 2,4 poin (0,26%).


Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) saat penutupan pasar tercatat Rp 12.645. Menguat dibandingkan kala pembukaan pasar yaitu Rp 12.670/US$.


Pasca mencetak rekor pada Sesi I, investor cenderung melakukan aksi ambil untung (profit taking) yang menarik Indeks ke bawah. Meski begitu, IHSG tidak sampai menyentuh zona merah.


Perdagangan pada Sesi I sempat semarak, tetapi cenderung moderat pada Sesi II. Sepanjang hari ini, terjadi 199.315 kali transaksi yang melibatkan 6 miliar unit saham senilai Rp 5,59 triliun. Sebanyak 136 saham menguat, 136 melemah, dan 104 stagnan.


Sepanjang hari ini, dari 10 sektor saham hanya 4 yang mampu menguat. Sektor keuangan masih mampu menguat 1,02% sementara saham agrikultur banyak dilepas investor sehingga melemah sampai 2,3%.Next


(hds/hen)

Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com

Informasi pemasangan iklan

hubungi : sales[at]detik.com