"Sekitar 95% kita sudah siap, pokoknya tanggal 9 Januari 2014 persiapan sudah selesai mulai dari check in hall, ticketing dan boarding lounge," kata General Manager Angkasa Pura (AP) Bandara Halim Perdana Kusuma Iwan Khrishadianto saat ditemui detikFinance di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Selasa (7/01/2013).
Akan tetapi, Iwan mengakui hingga kini proses pengerjaan dan perbaikan bandara masih terus dilakukan. Perbaikan bandara dilakukan pada hal-hal yang ringan seperti pemasangan plafon dan pemasangan alat pendeteksi sinar x (x ray).
"Tinggal pindahkan alat x ray dari tempat lama ke tempat yang baru dan tinggal memperbaiki ornamen plafon," imbuhnya.
Ia pun menegaskan tidak ada pemunduran jadwal alih fungsi Bandara Halim menjadi bandara komersil. Untuk merevitalisasi bandara, Angkasa Pura II merogoh kocek Rp 6,7-6,8 miliar.
"Kalau dari kita nggak ada jadwal mundur. Kalau bandara Halim kita siap semua untuk terminal, di luar terminal juga sudah siap, keamanan sudah siap. Anggaran program revitalisasi ini sekitar Rp 6,7-6,8 miliar untuk revitalisasi terminal saja ya," tegasnya.
(wij/ang)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!