Ledakan Internet Sebelum Keruntuhan Dotcom

Jakarta -Steve Case, bos America Online (AOL), tahu betul rasanya Internet di awal-awal penemuannya. “Waktu memulai AOL pada 1985, mempelajari Internet itu seperti membaca fiksi sains atau prediksi dari para futurist,” kata Case, baru-baru ini.

Pada awal-awal 1990-an, untuk mengakses Internet tak mudah. Koneksi Internet sangat mahal karena penggunaan dihitung per menit. Selain itu, penggunaan Internet untuk komersil masih terlarang. Pengguna Internet biasanya adalah institusi pendidikan atau instansi pemerintah.


Tapi kalau tak ada web, barangkali Internet hanyalah sebuah jaringan belaka. Dengan web, orang-orang semakin terhubung satu sama lain.


Kata Case, pada periode pertama web dan internet, itu adalah saatnya infrastruktur Internet didirikan dan orang-orang mulai terhubung. “AOL adalah pemimpin di gelombang perdana ini,” kata Case, pada pekan lalu. Sebanyak 50 persen pengguna Internet di era itu memakai layanan AOL.


Di sisi lain, sejumlah perusahaan besar seperti Cisco, IBM, Microsoft, dan Netscape, mulai membangun pondasi teknologi dan platformnya.


Eric Mack, seorang penulis dan produser radio dari Taos, New Mexico, mengatakan pada era-era awal inilah mulai terjadi ledakan web. Khususnya saat browser alias peramban Mosaic diluncurkan pada 1993. Sejak saat itu, saban tahun terjadi pertumbuhan trafik Internet sampai lebih dari 300 persen.


Mosaic yang awalnya adalah proyek universitas, kemudian diperdagangkan oleh Netscape. Pada 1995 saham Netscape melonjak dua kali lipat setelah itu. Next


(hds/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!