Indeks langsung meluncur ke teritori negatif sejak pembukaan perdagangan pagi tadi. Titik terendah IHSG hari ini ada di level 5.190,250.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG melemah 6,869 poin (0,13%) ke level 5.190,250. Aksi ambil untung kembali terjadi membuat indeks jatuh ke zona merah.
Pada penutupan perdagangan Sesi I, Rabu (10/9/2014), IHSG anjlok 48,046 poin (0,92%) ke level 5.149,073. Sementara Indeks LQ45 jatuh 8,577 poin (0,97%) ke level 875,085.
Seluruh indeks sektoral kembali jatuh ke zona merah, dipimpin saham-saham tambang. Aksi ambil untung menyasar saham-saham unggulan.
Perdagangan siang hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 122.965 kali dengan volume 3,357 miliar lembar saham senilai Rp 2,761 triliun. Sebanyak 48 saham naik, 251 turun, dan 56 saham stagnan
Rata-rata bursa regional jatuh ke zona merah siang hari ini, hanya bursa Jepang yang masih bisa naik tipis. Koreksi Wall Street semalam memberi sentimen negatif.
Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 naik tipis 6,80 poin (0,04%) ke level 15.755,95.
- Indeks Hang Seng anjlok 453,82 poin (1,80%) ke level 24.736,63.
- Indeks Komposit Shanghai melemah 17,97 poin (0,77%) ke level 2.308,56.
- Indeks Straits Times turun 4,86 poin (0,15%) ke level 3.338,10.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Tower Bersama (TBIG) naik Rp 100 ke Rp 8.375, SMART (SMAR) naik Rp 100 ke Rp 6.775, Asuransi Bintang (ASBI) naik Rp 100 ke Rp 1.550, dan Atlas Resources (ARII) naik Rp 74 ke Rp 370.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 850 ke Rp 26.800, United Tractor (UNTR) turun Rp 700 ke Rp 20.300, Astra Agro (AALI) turun Rp 600 ke Rp 24.700, dan Lippo Insurance (LPGI) turun Rp 550 ke Rp 5.000.
(ang/hds)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!