First Asia Capital: IHSG Diperkirakan Bergerak Variatif

Jakarta -IHSG pada perdagangan awal pekan kembali melanjutkan tren bullish setelah akhir pekan kemarin sempat terkoreksi 0,92%. IHSG ditutup menguat 0,79% atau 40,755 poin di 5177,618. Saham-saham sektor perbankan dan konsumsi menjadi pendorong utama penguatan indeks menyusul turunnya inflasi bulanan Agustus menjadi 0,47% (MoM) dari Juli 0,93% (MoM). Surplus perdagangan Juli mencapai USD0,13 miliar setelah Juni mengalami defisit USD305 juta ikut mengangkat sentimen pasar.

Namun penguatan indeks kemarin tidak ditopang dengan peningkatan volume dan nilai transaksi. Nilai transaksi di Pasar Reguler hanya mencapai Rp2,71 triliun jauh menurun dibandingkan rata-rata harian Agustus lalu yang mencapai Rp4,3 triliun. Penguatan IHSG kemarin dibayangi resiko melambatnya perekonomian China dan zona Euro. Indeks manufacturing China Agustus turun ke 51,1 dari bulan sebelumnya 51,7. Sedangkan indeks manufacturing zona Euro Agustus turun menjadi 50,7 dari bulan sebelumnya 50,8. Melambatnya ekonomi China dan zona Euro mendorong spekulasi otoritas China dan bank sentral zona Euro (ECB) akan mengambil kebijakan stimulus. Melanjutkan perdagangan hari ini,


IHSG diperkirakan bergerak bervariasi. Pasar saham Wall Street tadi malam tutup memperingati labor day.Sedangkan indeks utama zona Euro ditutup flat menyusul memburuknya perkembangan krisis Ukraina. Minimnya minat bertransaksi membuat penguatan lanjutan rawan aksi ambil untung. IHSG diperkirakan akan bergerak dengan support 5150 dan resisten di 5210 berpeluang menguat terbatas.


IHSG : S1 5150 S2 5125 R1 5190 R2 5210


Saham Pilihan

TLKM 2675-2750 TB, SL 2640

UNVR 31900-32700 TB, SL 31400

JPFA 1290-1320 Buy, SL 1270

INDF 6975-7100 Buy, SL 6900

RALS 1000-1080 Buy, SL 990

JSMR 6300-6500 TB, SL 6200

ICBP 10750-11300 TB, SL 10400


(ang/ang)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!