MRT Jakarta menampilkan miniatur atau model alat bor raksasa. Alat ini bernama tunnel boring machine (TBM). TBM ini dalam kondisi riil memiliki diameter 6 meter dan panjang 90 meter.
"Diameter 6 Meter. Panjangnya 90 meter. Sekarang dalam proses pabrikasi di Jepang," kata Communication Specialist MRT Jakarta Bogy Wido Satrio kepada detikFinance pada acara Pameran Transportasi di Smesco Tower, Jakarta, Rabu (10/9/2014).
Rencananya TBM ini didatangkan sebanyak 4 unit. TBM ini akan dipakai untuk pembuatan jalur bawah tanah (underground) dari Jalan Sisingamangaraja sampai Stasiun Bundaran Hotel Indonesia.
"Rencana didatangkan 4 unit. 2 unit dari Senayan dan 2 unit dari Bundaran HI," sebutnya.
Rencananya TBM akan tiba di tanah air pada akhir 2015. Saking panjangnya TBM ini, proses untuk memasukkan mesin bor raksasa ke dalam tanah dilakukan secara bertahap. Tahap awal, kontraktor membuat dinding stasiun (D'wall). Setelah itu baru membuat lobang raksasa di area stasiun.
"Sekarang bikin dinding stasiun bawah tanah. Dinding stasiun sudah jadi baru dimasukkan," jelasnya.
Proyek MRT tahap I dimulai dari Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia sepanjang 15,7 kilo meter. Rute MRT dibangun di atas tanah (elevated) dan bawah tanah (underground).
(feb/ang)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!