Direktur Utama PT RNI Ismed Hasan Putro saat mengatakan, keberadaan outlet-outlet tersebut dimaksudkan untuk memberikan kemudahan distribusi kebutuhan pokok masyarakat di Indonesia bukan sebagai pesaing ritel pedahulunya seperti Indomaret dan Alfamart.
"Mereka sudah besar, kita baru belajar, kita belajar dari mereka, jadi bukan menyaingi, tapi memberikan pilihan pada masyarakat dan menambah layanan masyarakat, kalau mereka saja kan tidak tertangani juga," ujar Ismed saat acara Grand Opening Pusat Distrubusi RNI sekaligus Penandatanganan Memorandum of Understanding Kemitraan Rajawali Mart dan Peresmian Distribution Center Rajawali Mart di Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (10/9/2014).
Dia menyebutkan, dari 150 outlet yang sudah dibangun, perseroan telah menghabiskan dana sedikitnya Rp 35 miliar. Masing-masing outlet punya ukuran dan besaran investasi berbeda-beda, kisarannya ada di angka Rp 350 juta hingga Rp 500 juta per outlet.
"Investasi outlet tergantung harga sewa tempat, kisaran antara Rp 350-500 juta.
Dari 150 outlet total investasi Rp 35 miliar dan sekarang sudah menyerap tenaga kerja 500 orang lebih, target menjadi 250 outlet, habis itu untuk franchise," katanya.
Ismed mengungkapkan, pembangunan outlet-outlet ini hanya sebagai pelengkap distribusi bahan-bahan pokok kebutuhan masyarakat. Ismed mengaku tidak akan menjadikan ritel ini sebagai konglomerasi bisnisnya.
"RNI tidak ingin menjadi konglomerat mart, kita hanya ingin menjadi distributor untuk kebutuhan masyarakat, yang kita harapkan kepemilikannya masyarakat, bahkan yang 250 ini kalau masyarakat mau beli kita jual. Kita cukup punya 50 outlet cukup, nggak perlu banyak," tegas dia.
Menurut Ismed, pembangunan outlet ini akan disebar di berbagai wilayah di Indonesia seperti Medan, Makassar, Palembang, Bali, Lombok, Surabaya, Malang, Semarang, Cirebon, Solo, Jogja, Banten, Jabodetabek, dan Jawa Barat.
"Paling banyak di Bali ada 30 outlet, karena kita merintisnya di Bali dan ternyata trennya positif. Strateginya sama saja, jualan, harga kompetitif, hari tertentu bikin promosi," tutup Ismed.
(drk/ang)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!