Acara perpisahan yang digelar di Kantor Pusat Apindo, Gedung Permata Kuningan Jakarta Selatan ini, dihadiri oleh ratusan pengurus dan pengusaha yang tergabung ke dalam Apindo. Saat acara perpisahan, Sofjan meledek para pengusaha yang duduk berdesakan.
Alasan rapat di ruang pertemuan Apindo yang relatif sempit karena mengikuti kebijakan pemerintah yang tidak boleh menggelar rapat atau pertemuan di hotel.
"Kenapa ini penuh? Rapat nggak poleh di hotel. Ini dimulai dari kita," kata Sofjan yang diikuti tawa para pengusaha di Kator Pusat Apindo, Jakarta Selatan, Senin (1/12/2014).
Akibat kebijakan tersebut, dirinya dan pengusaha hotel terkena dampaknya. "Yang rugi saya (Hotel JS Luwansa) dan Hariadi Sukamdani (Pemilik Sahid Hotel) karena kita punya hotel," ujar Sofjan tertawa.
Namun Sofjan sedikit mengubah nadanya, ia tidak menampik, Indonesia masih menghadapi situasi ekonomi sulit. Sebagai bagian dari pemerintah, Sofjan memandang penghematan memang harus dilakukan.
"Tahun 2015 kita hadapi suasana dunia yang sulit. Kita hadapi nggak populer karena naikkan BBM. PNS nggak boleh ada bangunan baru, rapat nggak boleh di hotel," ujarnya.
Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Yuddy Chrisnandi mengeluarkan surat edaran larangan PNS menggelar kegiatan di luar kantor pemerintahan. Hal itu tertuang dalam surat edaran MenPAN nomor 10 tahun 2014.
Surat edaran itu resmi berlaku sejak hari ini, Senin (1/12/2014). Surat edaran ini bertujuan untuk menghemat uang negara.
(feb/hen)