Akibat lesunya ekonomi Rusia, 2 produsen otomotif yaitu General Motors (GM) dan Jaguar Land Rover menghentikan ekspornya ke negara tersebut.
"Memantau volatilitas ruble dan upaya kami menjaga risiko, GM Rusia telah memutuskan menghentikan sementara penjualan kendaraan kepada dealer di Rusia. Keputusan ini berlaku mulai 16 Desember 2014," sebut pernyataan GM seperti dikutip dari Reuters, Senin (22/12/2014).
Namun, kendaraan yang telah terlanjur dibeli oleh konsumen di Rusia tetap akan dibayar. GM, perusahaan asal Amerika Serikat (AS), membawahi sejumlah merk seperti Cadillac, Opel, dan Chevrolet.
Sementara Jaguar Land Rover, produsen mobil premium asal Inggris yang kini dimiliki oleh perusahaan India Tata Motors, juga menyebutkan bahwa perwakilan mereka di Rusia berhenti menjual produk ke Rusia. Perusahaan akan mengkaji ulang pada Jumat pekan ini jika ada perkembangan positif.
Volkswagen, produsen otomotif asal Jerman, juga tengah mengkaji hal serupa. VW berencana menghentikan pengiriman lini mobil mewah mereka, Audi, ke Rusia. Bila pun Audi masih dijual di Rusia, kemungkinan besar harganya akan baik.
Rusia sebelumnya diperkirakan sejumlah analis untuk menjadi pasar otomotif terbesar di Eropa menyalip Jerman. Namun nyatanya, pasar otomotif Rusia tahun ini malah turun 11,6%.
(hds/ang)