Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Herry Bakti S Gumay menjelaskan, saat peristiwa mati listrik kemarin, sistem back up kelistrikan atau genset berjalan dengan baik. Sehingga operasional Air Traffic Control (ATC) untuk memandu lalu lintas penerbangan pesawat tidak terganggu.
"Saya sudah minta penjelasan. Itu kan sebentar saja. Secara umum keselamatan penerbangan nggak terganggu. Berjalan saja," ucap Herry saat ditemui sebelum rapat koordinasi Merpati di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (12/11/2013).
Peristiwa ini menurut Herry bukan kesalahan PT Angkasa Pura II selaku operator Bandara Soetta. Meskipun terminal 1, 2, dan 3 terkena dampak pemadaman listrik.
"Terminal memang mati agak sebenar. Ini masalah di PLN. Yang penting genset hidup dan back up dibikin untuk itu," sebutnya.
(feb/dnl)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!