Ikut Proyek Tanggul 'Garuda Raksasa', Pengembang Bisa Dapat Lahan Murah

Jakarta -Harga lahan reklamasi yang lebih murah dibanding membebaskan tanah di wilayah Jakarta menjadi kelebihan proyek giant sea wall atau tanggul laut 'Garuda Raksasa'.

Diperkirakan biaya reklamasi untuk membuat pulau buatan dalam proyek Giant Sea Wall, di Teluk Jakarta berkisar antara Rp 5-6 juta per meter persegi. Harga ini lebih murah dibandingkan dengan membeli tanah di Jakarta yang harganya berkisar antara Rp 7-11 juta per meter persegi.


Biaya membeli tanah di Jakarta masih bisa bertambah jika harus melakukan pembebasan karena sudah ditempati.


“Membangun di lahan reklamasi, faktor sosialnya kecil karena tidak perlu ribut-ribut masalah pembebasan lahan,” kata Asisten Pembangunan Pemprov DKI Jakarta, Wiriyatmoko seperti dikutip dari majalah detik, Senin (6/10/2014)


Selain itu, membangun properti di lahan reklamasi ini termasuk strategis karena berada di Jakarta, dekat dengan bandara dan pelabuhan serta lokasi bisnis di kawasan Jakarta Barat dan Utara. Pengembang tidak akan memperoleh situasi strategis seperti ini jika membangun di luar Jakarta.


Pemerintah juga memberikan konsesi berupa hak guna bangunan (HGB) kepada pengembang untuk membangun kawasan permukiman dan komersial di atas lahan hasil reklamasi. Status hak guna bangunan ini berlaku selama 30 tahun dan dapat diperpanjang hingga 20 tahun.


Sedangkan pemerintah mendapat hak pengelolaan lahan (HPL) alias mengawasi penggunaan tanah agar sesuai dengan peruntukannya. Next


(hen/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!