Wanita berumur 56 tahun ini menyebutkan, banyak nama-nama yang pantas menduduki posisi Menteri ESDM.
"Saya no comment. Kalau jadi Menteri ESDM masih banyak yang bisa," kata Karen di OPEN Restaurant, Doubletree by Hilton, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (5/10/2014).
Hal senada juga disampaikan Karen terkait pemilihan pejabat sementara yang menggantikan dirinya sebagai Dirut Pertamina. Ia enggan berkomentar banyak. Namun ia optimistis, Pertamina bisa maju jika dipimpin oleh orang yang mengikuti roadmap yang telah disusun.
"Pertamina punya roadmap di 2025. Siapa pun yang mengerti Pertamina, pasti dia ingin di 2025 Pertamina lebih baik," sebutnya.
Sebelumnya, Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, dirinya ingin memberantas mafia minyak dan gas (migas) di Indonesia dari hulu ke hilir. Serta mengefisienkan tata niaga migas di Indonesia.
"Menurut saya mafia migas hampir di semua titik ada, dan itu yang akan menjadi target dari Menteri ESDM yang akan datang, target dirut dan direksi Pertamina yang akan datang. Agar seluruh biaya-biaya yang ada yang menyebabkan tidak efisien itu bisa segera dihilangkan," tutur Jokowi beberapa waktu lalu.
Saat ditanya soal siapa nama calon Menteri ESDM di jajaran kabinetnya, Jokowi belum mau membuka nama-namanya. Namun, Tim Seleksi Menteri detikcom telah mengusulkan 3 nama yang dinilai memiliki kemampuan.
(feb/dnl)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!