Dirjen Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan (Kemehub) Hermanto Dwi Atmoko menuturkan penambahan anggaran tersebut karena rencana pemerintah baru yang akan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi. Adanya kenaikan harga BBM, diperkirakan akan memicu sebagian masyarakat bermigrasi dari kendaraan pribadi ke KA terutama berbasis listrik (KRL).
"PSO diajukan menjadi Rp 1,5 triliun karena ada kenaikan BBM," ujarnya di kantor Kemenhub, Jakarta, Senin (6/10/2014)
Dengan adanya kenaikan harga BBM, menurut Hermanto akan membuat peralihan masyarakat dari transportasi pribadi ke transportasi umum. Salah satunya adalah kereta api untuk jarak dekat.
"Kita khawatir lonjakan masyarakat yang menggunakan KRL," sebutnya.
Dari total anggaran tersebut, sebanyak 50% alokasi PSO untuk subsidi KRL Jabodetabek. Tercatat jumlah pengguna KRL Jakarta-Bogor sudah mencapai 9.000 orang per hari, bahkan diperkirakan bisa mencapai 11.000 orang per hari.
"Untuk Jakarta-Bogor itu sekarang 9.000 orang nantinya diperkirakan 11.000 orang," kata Hermanto.
(mkl/hen)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!