Rapat yang berlangsung sejak pukul 11.00 WIB ini berlangsung alot. Dari seorang investor yang enggan disebutkan identitasnya kepada detikFinance menjelaskan bahwa dari 6 agenda saat ini rapat baru memasuki pembahasan agenda ke tiga.
"Lama banget, panas di dalem (terjadi debat). Padahal udah dari jam 11.00, tapi sekarang (jam 13.00) baru pembahasan agenda ketiga. Sudah begitu masih ada yang minta balik bahas agenda 1 dan 2 karena datangnya telat, jadi ada yang minta penjelasan lagi," ujar dia di sela RUPST yang digelar di Js Luwansa Hotel, Senin (23/6/2014).
Rapat ini akhirnya berhasil digelar setelah dua kali dilaksanakan. Pada gelaran sebelumnya pada 10 Juni 2014 silam, RUPST UNSP ini gagal digelar lantaran jumlah pemegang saham yang hadir hanya dapat mewakili 31% saham yang beredar, padahal untuk RUPST pertama, jumlah pemegang saham yang hadir harus dapat mewakili 51% dari total jumlah saham yang beredar.
Untuk undangan yang kedua ini, jumlah pemegang saham yang hadir dianggap sudah mencapai kuorum sehingga RUPST berhasil digelar? Dari daftar hadir yang tertera di meja pendaftaran, Jumlah daftar pemegang saham yang hadir adalah 33,99% dari total jumlah pemegang saham yang sah UNSP.
Sementara, menurut Pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) target kuorum agar RUPST kedua ini bisa terselenggara adalah minimal 1/3 bagian atau 33,33%.
Berdasarkan laporan keuangan perseroan per akhir Maret 2014 jumlah saham beredar UNSP tercatat sebanyak 13,72 miliar saham. Sementara, dari angka 13,72 lembar saham tersebut, porsi kepemilikan di masyarakat adalah 11,30 lembar saham. Hal ini menjadikan masyarakat sebagai pemegang saham mayoritas, yaitu mencapai 82,5%.Next
(ang/ang)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!