Jokowi Sebut Warga Jakarta Bisa Beli Mobil Tapi Setoran Pajaknya Kecil

Jakarta -Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menilai penerimaan pajak penghasilan (PPh) orang pribadi di Jakarta masih rendah. Kenyataan ini tak sesuai dengan fakta bahwa kemampuan warga tertentu di Jakarta membeli kendaraan pribadi seperti mobil sangat tinggi.

"Beli mobil setiap hari, masa pajaknya kecil," ungkap Jokowi usai acara kerjasama pertukaran data dengan Ditjen Pajak, di Balai Kota, Jakarta, Senin (17/3/2014)


Ia mengatakan persoalan ini sudah tercium oleh Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang menjadi institusi yang berwenang mengumpulkan PPh. Sehingga diperlukan kerjasama dengan pemerintah daerah, misalnya soal tukar menukar data kepemilikan kendaraan bermotor warga Jakarta.


"Di Ditjen pajak tahu kok PPh kecil. Nah kejar itu saja," jelasnya.


Jokowi siap menyerahkan data yang dibutuhkan oleh Ditjen Pajak Kemenkeu. Sehingga wajib pajak bisa diketahui kesesuaian setoran PPh dari data jumlah kendaraan bermotor yang mereka miliki.


"Di data itu saja, nanti datanya saling diisi dan ditutup sama Dirjen dan kita jadi datanya sama sama pegang," kata Jokowi.


Pada kesempatan yang sama, Dirjen Pajak Fuad Rahmany mengatakan tingkat kepatuhan pajak sangat rendah sekali. Harapannya dengan kerjasama ini bisa menggenjot penerimaan pajak,Next


(feb/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!