Pemilik usaha tiket sejak jauh-jauh hari telah meminimalisir jumlah top up saldo untuk tiket Merpati.
"Kita infokan ke agen anggota kita agar top up deposito tiket Merpati seperlunya jadi yang mengendap di Merpati nggak besar," kata Wakil Sekjen Asosiasi Perusahaan Penjualan Tiket (Astindo) Pauline Suharno kepada detikFinance Senin (3/1/2014).
Menurutnya pengusaha penjual tiket pesawat telah belajar dari kasus tutupnya operasional maskapai Adam Air, Mandala hingga Batavia Air.
"Sudah melakukan antisipasi sudah jauh-jauh hari saat Merpati mengurangi rute penerbangan, waktu rapor keuangan merah. Kita nggak mau kejadian sebelumnya terulang seperti saat tutupnya Adam Air, Mandala, Batavia yang nggak kembali uangnya," sebutnya.
Saat penutupan maskapai Mandala, Adam Air hingga Batavia Air, pengusaha tiket sangat dirugikan. Uang saldo yang telah dibelikan untuk tiket maskapai tersebut hangus, ketika maskapai dinyatakan ditutup.
Apalagi, tidak ada pihak yang bisa bertanggungjawab terhadap kerugian yang ditanggung pengusaha tiket meski telah menggugat ke pengadilan.Next
(feb/dru)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!